March 8th, 2007 by katanoora
36 weeks
Alhamdulillah kondisi nya sehat dengan perkiraan berat (menurut usg) kurang lebih 2.6 Kg…
Hanya si baby posisi kepalanya masih diatas, harus lebih sering-sering nungging, ngepel n sujud. ChessKnee position.
Ayo nak turunlah, sungguh hanya Allah yang Maha membolak balikkan hati dan memutar-mutar posisi bayi dalam kandungan. Hanya kepadaMu lah hamba memohon.
Minggu depan kata dr Detty (DSOG-ku) aku disuruh control lagi n cek posisi kembali. Kalo memang masih belum muter akan diputuskan gimana cara persalinannya. Beliau kemarin memberikan 3 opsi yang secara opsi itu tidak ada yang melegakanku
1. Bayi diputer oleh dokter dengan catatan jika denyut jantungnya melemah atau malah bertambah kenceng harus langsung operasi. Jadi muternya juga di ruang opersi yang sudah disiapkan.
2. Persalinan dengan presbo (presentasi bokong) jadi keluar bokong duluan. Namun perlu diketahui bahwa bokong bayi tidak lebih besar dari kepalanya (ngga kayak punya mamanya atau tante2 yang udah dewasa), jadi ada kemungkinan kepala terjepit dan dalam banyak kasus baby tidak bisa diselamatkan apalagi anak pertama, jalan lahir masih belum selebar kalo mamanya dah melahirkan anak ke 5.
3. Operasi SC alias sesar. Dengan segala resikonya.
Padahal dari awal aku pengiiinnnn banget melahirkan normal. Allah sudah memberikan aku bentuk panggul yang lebar, ketahanan fisik selama kehamilan yang luar biasa (pulang kantor naik bis tuyul yang jalannya kayak tuyul beneran srudak sruduk, hamil 8 bulan ngurusin suami opname tanpa ada pembantu)…….
Smua pasti ada hikmahnya
Jangan putus asa.. Allah yang menentukan semuanya…….
O iya akhir-akhir ini emosiku tidak stabil. Tiba-tiba marah2 sendiri, tiba-tiba nangis, aku juga bingung apalagi suamiku.
Ngomong2 tentang suamiku aku merasa bahwa ia adalah orang yang aku cintai sekaligus aku benci, knapa ya? aneh ga si
Doain ya aku bisa melewati semuanya
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
October 3rd, 2005 by katanoora
Malem ini masih di depan PC dan masih di kantor.
Besok Malam Insya Allah kita sudah memasuki Romadhon. Romadhon syahrul barokah……
Satu bulan yang benar-benar Allah sediakan untuk memanjakan hambaNya dengan lipat2 ganda pahala.
Satu bulan yang penuh berkah dan ukhuwah karena setiap Muslim akan berpuasa dan berzakat fitrah.
Satu bulan yang didalamnya ada Lailatul Qodar, 1 malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Berkaitan dengan lailatulqodr berarti sebenarnya manusia mempunyai dua jenis usia : usia fisik dan usia ibadah. bisa jadi sesorang itu berumur 40 tahun namun usia ibadahnya mencapai 1000 tahun, namun sebaliknya bisa jadi pula sesorang berumur 60 tahun namun usia ibadahnya tak lebih dari sehari.
Syahdu memang……
Mari kita sambut Romadhon seceria mungkin sekaligus khusyu’ tunduk padaNya serasa Romadhon ini Romadhon terakhir kita di dunia ini.
Dengan Romadhon…
Mari kita sehat dan cerdaskan diri kita sehingga kita menjadi pribadi yang kokoh.
Mari kita makmurkan masjid-masjid dengan menjadikannya posko setiap ibadah dan amal sholeh kita.
Dan
Romadhon bukan berarti kita bermalas-malasan namun saatnya kita memacu semangat dan tetap Itqon/profesional dengan segala tanggung jawab yang kita pikul.
Dan selalu berusaha sekuat tenaga untuk melayani ummat….. bukankah sebaik-baik manusia adalah yang berguna bagi orang lain?
Meski itu hanya dengan satu senyuman…..
From the bottom of my heart……
Maafkan segala khilaf, kata dan laku yang tidak berkenan (nqn)
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
August 29th, 2005 by katanoora
Mencari Cinta Sejati…..
————————————————————————————–
Di suatu tempat,
Entah dimana, di dunia
Seseorang menunggumu, berdo’a
Seperti doa yang biasa engkau ucapkan sehabis sholat
Pada suatu saat,
Entah apabila, di dunia
Seseorang merindukanmu, berjaga-jaga
Seperti malam-malammu yang berlalu sangat lambat
Seseorang menunggu, merindu
berjaga dan berdoa
Disuatu tempat entah dimana, pada setiap
seperti engkau, selalu……
(Ajip Rosidi, "Ular dan kabut", 1972)
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
(Sapardi Joko Damono)
To : my soulmate to be (who’s? Allhua’lam)
Sayup… sayup…
Ditelinga kiri terdengar Shanty : Tak pernah kudapat cinta sejati hingga sekian kali…..
Ditelinga kanan terdengar Bestari : Cinta..Cinta kepada Allah sungguh cinta yang sejati…yang hakiki…(nqn)
Posted in Uncategorized | No Comments »
August 29th, 2005 by katanoora
Aduuh gimana niih gajiku nggak naik-naik..
Kapan ya aku dapet kerjaan yang lebih baik..
Masalahnya gini noor, keluargaku itu bla bla…
Naik naik lagi, gendut banget si aku..
Rasanya masalah datang setiap hari ke diri kita, dan terkadang kita merasa kitalah yang paling menderita. padahal nggak prendss…
Tiap orang punya masalah sendiri-sendiri. beda-beda. ngggak ada yang mending. nggak ada yang lebih menderita. Allah yang menciptakan kita, pasti tahu sekaliber apakah kita… jadi menghadapi masalah emang kudu dengan sikap terbaik, pasti bisa. Introspeksi dan lebih dekat pada yang Maha Tahu segalanya, Allahushomad…
tapi ni tapi ya terkadang masalah tu yang bikin kita sendiri dan kita dramatisir dibesar-besarkan dah tahu gitu kitanya berkeluh kesah gundah ra nggenah. emang gitu si sifat manusia. Di Al qur an juga Allah berfirman bahwa manusia itu :
1. Suka berkeluh Kesah (Al-Ma’arij : 19)
2. Suka Tergesa-gesa (Al-Anbiya: 37)
3. Suka Berbantah-bantah (lupa euy, kalo ga salah Al-Kahfi 54 gitu? mohon koreksinya ya?)
Oh ya kita kalau lagi dapet masalah musibah kesusahan atau apalah itu kan makin deket sama Allah kan, trus kalo lagi seneng lupa deh. makanya masalah seneng ma kita hehe nggak dink padahal salah satu do’a yang mustajab itu jika pada saat senang/ lapang lho…
Suatu hari saya bertandang ke rumah seorang kawan untuk sekedar say hello dan tentu curhat… masalahnya si klasik rendahan (kalau saya lihat saat sekarang) masalah kerjaan dan jodoh yang tak kunjung datang (hehe ketahuan deh). Setelah saya mengetuk pintu, masuk, dan akan bercerita kulihat wajahnya yang kuyu, kondisi rumahnya yang sederhana, suaminya yang bersahaja, hhmuah rasanya nggak jadi curhat malahan saya kok jadi malu ternyata permasalahan saya hanyalah saya kurang bersyukur! padahal Rosul teladan kita mencontohkan bersyukur sampai menangis dan kaki beliau bengkak-bengkak saat sholat malam (coba kalau kita, kalau dapet masalah ya malahan kita nangis-nangis sama Allah giliran seneng lupa deh).
Iya sebenarnya hidup ini indah dan menakjubkan ketika kita kutubkan semua masalah yang menimpa kita ke dua arah. apa itu? Sabar dan Syukur. Semuanya…. meski saya juga belum bisa namun rasanya enak kalau bareng-bareng dan saling mengingatkan.
Kalau malam makin pekat tandanya fajar akan menyingsing….
Kalau masalah makin rumit sekuat tenaga sudah kita ikhtiarkan dan kita zero, ngga ada harapan lagi selain pasrah padaNya, yakinlah jalan keluar kemudahan akan datang sebentar lagi….
Amiin.
Don’t worry Be happy
(nqn)
Posted in Uncategorized | No Comments »