Manusia

Aduuh gimana niih gajiku nggak naik-naik..
Kapan ya aku dapet kerjaan yang lebih baik..
Masalahnya gini noor, keluargaku itu bla bla…
Naik naik lagi, gendut banget si aku..

Rasanya masalah datang setiap hari ke diri kita, dan terkadang kita merasa kitalah yang paling menderita. padahal nggak prendss…
Tiap orang punya masalah sendiri-sendiri. beda-beda. ngggak ada yang mending. nggak ada yang lebih menderita. Allah yang menciptakan kita, pasti tahu sekaliber apakah kita… jadi menghadapi masalah emang kudu dengan sikap terbaik, pasti bisa. Introspeksi dan lebih dekat pada yang Maha Tahu segalanya, Allahushomad…
tapi ni tapi ya  terkadang masalah tu yang bikin kita sendiri dan kita dramatisir dibesar-besarkan dah tahu gitu kitanya berkeluh kesah gundah ra nggenah. emang gitu si sifat manusia. Di Al qur an juga Allah berfirman bahwa manusia itu :
1. Suka berkeluh Kesah (Al-Ma’arij : 19)
2. Suka Tergesa-gesa (Al-Anbiya: 37)
3. Suka Berbantah-bantah (lupa euy, kalo ga salah Al-Kahfi 54 gitu? mohon koreksinya ya?)

Oh ya kita kalau lagi dapet masalah musibah kesusahan atau apalah itu kan makin deket sama Allah kan, trus kalo lagi seneng lupa deh. makanya masalah seneng ma kita hehe nggak dink padahal salah satu do’a yang mustajab itu jika pada saat senang/ lapang lho…

Suatu hari saya bertandang ke rumah seorang kawan untuk sekedar say hello dan tentu curhat… masalahnya si klasik rendahan (kalau saya lihat saat sekarang) masalah kerjaan dan jodoh yang tak kunjung datang (hehe ketahuan deh). Setelah saya mengetuk pintu, masuk, dan akan bercerita kulihat wajahnya yang kuyu, kondisi rumahnya yang sederhana, suaminya yang bersahaja, hhmuah rasanya nggak jadi curhat malahan saya kok jadi malu ternyata permasalahan saya hanyalah saya kurang bersyukur! padahal Rosul teladan kita mencontohkan bersyukur sampai menangis dan kaki beliau bengkak-bengkak saat sholat malam (coba kalau kita, kalau dapet masalah ya malahan kita nangis-nangis sama Allah giliran seneng lupa deh).

Iya sebenarnya hidup ini indah dan menakjubkan ketika kita kutubkan semua masalah yang menimpa kita ke dua arah. apa itu? Sabar dan Syukur. Semuanya…. meski saya juga belum bisa namun rasanya enak kalau bareng-bareng dan saling mengingatkan.

Kalau malam makin pekat tandanya fajar akan menyingsing….
Kalau masalah makin rumit sekuat tenaga sudah kita ikhtiarkan dan kita zero, ngga ada harapan lagi selain pasrah padaNya, yakinlah jalan keluar kemudahan akan datang sebentar lagi….
Amiin.
Don’t worry Be happy
(nqn)

Leave a Reply